Nyata Terjadi

Jogjawarta, SabdaKawula 11 Comments »

HIDUP SETELAH MATI

DAN

MATI SETELAH HIDUP

bandoso

Judul di atas bukanlah metafora atau kata kiasan. Alkisah tersebutlah nama Bang Napi. Napi di sini tentu saja berbeda makna dengan status Artalita yang sedang heboh diperbincangkan terkait penjara “bintang lima” yang dihuninya. Bang Napi bernama lengkap Hanafi(sudah pasti bukan pula sesepuh Bala Tidar). Ia adalah putra Betawi asli yang terpinggirkan oleh modernisasi kota hingga ke Bojong Gede di pinggiran Bogor.

Read the rest of this entry »

Blogger di Rantau

Ndalem KK 11 Comments »

oelil1

KOPDAR BALA TIDAR DI TANGERANG

Dinamika dunia memang tidak selamanya mampu menghadirkan lapangan pekerjaan di kampung halaman. Hal ini menyebabkan orang merantau ke tempat yang jauh demi menyambung hidup. Mburu pangupo jiwo kata orang Jawa.

Merantau ke ibukota tidaklah begitu saja melunturkan rasa cinta terhadap kampung halaman. Desa tercinta dimana ayah, bunda dan handai taulan berada. Di sana kita dibesarkan dari kandungan tanah dan air yang menghampar ijo royo-royo. Ketentraman dan kedamaian kehidupan sebuah dusun seringkali membuat perasaan nglangut seorang perantau.

Read the rest of this entry »

Korban Jaman

Ndalem KK 12 Comments »

toga

Bicara soal sekolah dan kuliah di jaman reformasi ini memang kian runyam. Mulai dari biaya masuk, uang gedung, sumbangan, praktikum, hingga buku kok kian mahal ya? Padahal jargon pemerintah kan untuk tingkat pendidikan dasar sembilan tahun gratis…tis…tis! Adapun untuk tingkat lanjutan, bahkan kuliah di perguruan tinggi ada sistem subsidi silang dan lain sebagainya yang intinya bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan formal.

Read the rest of this entry »

Tragedi Omah Miring

Sabda Utama, SabdaKawula 18 Comments »

omahmiring

SOAL SUDUT DAN JARAK PANDANG

Apakah arti sebuah nama? Demikian ungkapan filosof terkenal dari Yunani. Begitupun pada saat seorang sobat blogger memilih nama omah miring untuk alamat blognya. Namun ternyata rambut boleh sama hitam, tetapi pikiran jelaslah tidak seragam. Dan cilokone, di era informasi dan globalisasi ini orang sering mengedepankan kesalahpahaman daripada bertabayun atau mengklarifikasi sesuatu yang tidak dipahaminya.

Read the rest of this entry »

Among-among

RadyaPutra, Satra Nuklir 17 Comments »

KEMBUL BUJONO BALA TIDAR

kembul3

Momentum pertemuan rerasan tiga Bala Tidar yang kemudian menelurkan Komunitas Pendekar Tidar telah terlewati setahun sudah. Dalam jangka waktu yang relatif belum lama tersebut telah bergabung lebih dari 30-an blogger Magelang dan sekitarnya. Oleh sebab itu tidaklah berlebihan bila sebagai napak tilas sejarah komunitas, maka kopdar tersebut sengaja dipengeti dengan among-among kembul bujono sekedar sego megono di Nalem Peniten. Bila setahun sebelumnya kopdar hanya dihadiri tiga Bala Tidar, maka pengetan kali ini dihadiri tak kurang dari 15-an blogger.

Read the rest of this entry »

Slametan Si Ponang

RadyaPutra 15 Comments »

SLAMETAN SI PONANG

Radya“Si Ponang anak lanang, lahire nang Magelang. Si Ponang anak sayang, anake Bapak Nanang”. Ini hanyalah sekelumit lelagon kekudangan untuk anak lanang tercinta. Tak terasa memang, dua tahun sudah Gusti Allah menganugerahi gubug kami dengan tangis dan rengekan manja seorang bocah. Betapa indah dunia dengan hiasan tingkah polah sang bocah.

Read the rest of this entry »

Gelar Budaya

Kiai mBeling 11 Comments »

PAGELARAN BUDAYA

EMHA AINUN NADJIB DAN KIAI KANJENG

“MENGGALI NILAI BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA UNTUK DUNIA PENDIDIKAN”

haflah2

Bersama:

Para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II

Read the rest of this entry »

Sebuah Paguyuban

Magelangan 14 Comments »

KOMUNITAS PENDEKAR TIDAR

a. Sejarah Kelahiran

Berawal dari glenak-glenik dan tegur sapa di dunia maya, beberapa blogger Magelang seperti Sang Nanang, Hanafi, Eko Suciadi, Ikhsan ditambah Rochmad Munawir berinisiatif menggelar kopi darat. Blogger yang terakhir sebenarnya berasal dari Kartosuro, namun kebetulan bekerja dan berdomisili di Bumi Tidar. Kopdar pertama digelar bertepatan dengan liburan Imlek 25 Januari 2009 di Ndalem Peniten Potrobangsan. Karena satu dan lain hal kopdar tersebut hanya dihadiri Sang Nanang, Kang Ciwir, dan Mas Ikhsan dengan dirusuhi Si Ponang Bocah Magelang.


Obrolan ngalor-ngidul seputar jagad perbloggeran melahirkan satu reportase postingan yang diberi judul Kopdar Pendekar Tidar. Terinspirasi judul tersebut, Kang Ciwir menindaklanjutinya dengan membuat mailist Pendekar Tidar sebagai media komunikasi blogger Magelang. Tidak terhenti di sini, Ciwirpun kemudian mendesain logo atau banner sebagai bendera berkibarnya Komunitas Pendekar Tidar.

Read the rest of this entry »

Haflah Maiyah

Kenduri Cinta 11 Comments »

SEBUAH KISAH KEBERSAMAAN

haflah1

Roda waktu memang berjalan menapaki takdir Ilahi. Akhir tahun kemudian digantikan oleh awal tahun. Itulah satu keniscayaan siklus yang telah menjadi sunatullah-Nya.

Peristiwa demi peristiwapun menghiasi sepanjang kalender tahun 2009 kemarin. Pada hari-hari akhir tahun, segenap jamaah Maiyah se-Nusantara mendapatkan satu anugrah cinta dalam suatu pesta kebersamaan, Haflah Maiyah. Untuk kali ini haflah digelar bertepatan dengan forum Padhang mBulanan di Dusun Menturo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

Read the rest of this entry »


WordPress Theme & Icons by N.Design Studio. Theme pack from WPMUDEV by Incsub.
Entries RSS Comments RSS Masuk log