BANGKIT…???
Sabda Utama Mei 21st, 2008INDONESIA BANGKIT…???
Indonesia bangkit? Bangkit apanya? Bangkit Sanjaya po? Kemana arek rocker era 80-an itu yo? Yang jelas nampak di depan mata kita ya tentu saja bangkitnya kemiskinan, bangkitnya kebodohan dan keterbelakangan, bangkitnya korupsi, dan tentu saja yang akhir-akhir ini banyak dirasakan oleh wong cilik adalah bangkitnya harga kebutuhan sehari-hari akibat rencana kenaikan harga BBM. Jadilah benar BBM berarti benar benar mahal.
Pemerintah berdalih bahwa rencana kenaikan BBM sudah diantisipasi dengan Program BLT untuk rakyat miskin, sehingga dampak kenaikan BBM dapat dikonpensasi. Ah….tak kira itu hanya khayalan indah seorang penggedhe negeri tok! Lha seberapa efektif sih program yang dulu pernah dijalankan itu?
Pengalaman di kampung halaman saya, betapa uang BLT mikin panas suasana pedukuhan. Banyak dana yang salah sasaran hingga menimbulkan rasa cemburu dan saling curiga diantara sesama warga. Jumlah tidak uangnya tidak seberapa, namun eksesnya malah membikin perpecahan. Terdengarnya kan jadi aneh.
Adalah Patoni dan Maryono, dua orang petani kecil di lereng Gunung Andong yang bertutur bahwa biar dikasih BLT wong cilik yo tetep saja tekor, ora cucuk, tidak berimbang antara pendapatan dan penghasilan. Mereka mencontohkan bahwa untuk menyekolahkan anaknya yang kini duduk di bangku STM, yang harus dilaju dari dusunnya sekitar 20 km, mereka paling kurang harus memberi sangu kepada anaknya Rp 10.000,-. Hitung saja sebulan, ngumpul berapa? Belum uang sekolah yang katanya sudah ada program BOS, yo ternyata bosok ae. Kiraain sekolah gratis, tahunya yang hanya digantikan istilah uang SPP atau BP3 dengan sumbangan-sumbangan thethek bengek yang seabrek. Itu baru satu anak, terus anak-anak mereka yang lain piye?
Ataukah nantinya para anak bangsa penerus perjuangan negara itu harus rela jalan kaki atau ngonthel lagi? Bener barangkali kata Mas Kelik, SBY-MJK itu artinya Susah Bensin Ya Mungkin Jalan Kaki…….
Satu abad kebangkitan nasional pemerintah mengusung tema Indonesia Bisa! Bisa apa mangsudnya? Menilik pemikiran para perintis negeri ini seabad yang lalu yang mencetuskan ide dan cita-cita besar tentang sebuah negara idaman, kita pasti yakin bahwa bangsa ini ditakdirkan menjadi sebuah bangsa besar. Bagaikan seekor elang perkasa, sang garuda yang ditakdirkan untuk terbang luas mengembara untuk menakhlukkan setiap penjuru dunia. Kita dewasa ini harus sadar bahwa bangsa kita adalah garuda perkasa yang sedang diempritkan.
Nampaknya sangat baik jika seabad kebangkitan nasional ini, kita maknai untuk bangkit dari rasa kekerdilan. Menemukan jati diri yang hilang, itulah tugas berat yang harus segera ditunaikan. Semangat gotong royong, kebersamaan, solidaritas antar sesama, itulah nilai-nilai luhur yang harus digali dan diamalkan kembali.[]









Mei 21st, 2008 at 9:19 am
rasanya bangga melihat barisan siswa berprestasi yg kmaren nyalain obor di senayan
Mei 21st, 2008 at 1:25 pm
BLT itu identik dengan suap kata sebagian orang2 di luar sana
Mei 21st, 2008 at 1:33 pm
kita memang harus bikin aksi akrobat lagi, mas
Mei 21st, 2008 at 4:54 pm
ass.
BANGKIT NEGERIKU, HARAPAN ITU MASIH ADA
ayo bangkit mas…moga cepet sembuh. (khabarnya sakit ya ?)
Mei 21st, 2008 at 5:27 pm
endonesa - endonesa - endonesa …
semangat lagi
korup lagi …
endonesa - endonesa - endonesa …
Mei 21st, 2008 at 7:49 pm
pak, sedikit komentar, inisial itu yang resmi SBY-JK bukan MJK, karena beliaunya dulu pas meh kampanye katanyatakut kepleset denger MCK hehe…
Mei 21st, 2008 at 8:36 pm
mangnya skrg harkitnas di rayain gede2an yah..mmmhhh…. ngabis2in duit aja… perayaan mah gak penting.. yg pentingkan ..tunjukkan..manaaabangkitnya??? orasaan mlh makin terpuruk
Mei 22nd, 2008 at 6:54 am
@edy:
moga saja prestasinya nggak hanya sampai di situ tok ya…
@cewektulen:
wuaduh?…kok malah penguasa yang menyuap wong cilik yo???
@hedi:
main sirkus maning cak?
@alex:
iyah nih dua mingguan lagi diganjar sakit,
alhamdulilllah nih udah baikan dan kerja lagi.
@bahtiar:
endonesya gitu lho!!!
@wku:
ah yang ngresmiin siapa to?
@ichaawe:
memang lebih dari sekedar sweremonial, mestinya kita memperharui kembali api semangat yang kian memadam to yo!
Mei 22nd, 2008 at 7:23 am
Salam

jangan2 bangsa ini hanya pinter beride dan berwacana, giliran realisasi , hmm nonsen
Saya deal deh dengan paragraf terakhir
btw salam kenal saja Mas, baru mampir nie
Mei 22nd, 2008 at 8:09 am
tetep optimis ajah ….bakal bangkit…skalipun msh ga tau itu kapan.
tetep yakin aja…bakal bangkit…meskipun aku makin puyeng tiap baca brita ttg negri tercintah
Mei 22nd, 2008 at 12:51 pm
Wacana terus…?
Mari kita kerja nyata saja deh
Mei 22nd, 2008 at 1:02 pm
Seharusnya BBM itu ya benar2 BBM (Bahan Bakar Mobil dan Bahan Bakar Motor) yang harganya harus BBM (Benar Benar Murah) juga dan juga bikin buat ibu2 senang akan BBM (Belanja Bulanan Murah)!
Mei 22nd, 2008 at 2:52 pm
BANGKITLAH INDONESIA!!
MAJU dan JAYALAH INDONESIAKU!!!
HIDUP INDONESIA!!!
Mei 22nd, 2008 at 3:16 pm
Situasinya jadi mirip seratus tahun yang lalu. Harus bersusah payah mempersatukan semua orang Indonesia lagi. Bersatu untuk kebangkitan bangsa ini lho. Bukan bersatu untuk yang ndak genah.
Mei 22nd, 2008 at 3:26 pm
ayo Indonesia…
Mei 22nd, 2008 at 6:55 pm
Sebenarnya kita telah lama ‘mati’ dan sekarang kita diharuskan bangkit dari kubur.
Maka tak heran kini kita ‘bergentayangan’ mencari sesuap nasi.
Kini saat yang tepat untuk mengungkapkan ‘HIDUP SEGAN MATI TAK MAU’
Mei 23rd, 2008 at 3:57 am
kita gali nilai2 karifan lokal utk membangun Indonesia menjadi bangsa yang terhormat dan bermartabat.
Mei 23rd, 2008 at 7:25 am
@nenyok:
barangkali sudah saatnya we’ve think big, start small and act no!!!
@ven:
keyakinan itu doa,
dan setiap doa harus dipastikan dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh to?
@fad:
siiiip dab, kerja dengan penuh tanggung jawab tentunya…
@kopel satpam:
BBM….bisa buat makan!!!
@indra1082:
Indonesia sih pasti jaya, tapi rakyate sejahtera ndak?
@johan:
barangkali makna persatuan itu perlu kita definisikan ulang lagi mas…
@menik:
ayo kemana mbak?
@khairudin:
ini nih simalakama, tapi memang para pemimpin mesti sungguh-sungguh memikirkan nasib wong ciliklah…
@sawali tuhusetya:
setuju sanget pakde…
hanya dengan keunggulan lokal kita mampu memiliki jatidiri yang kuat dan tangguh dan tiada akan tertandingi dengan negeri manapun…
Mei 23rd, 2008 at 7:39 am
jadi teringat sewaktu jalan2 kedaerah lereng gunung merbabu. dikala sinar matahari belum mampu menenbus kabut yg menyelimuti pagi, anak2 berseragam putih - merah dengan semangat berjalan menyusuri jalan menanjak. akankah semangat mereka menjadi sia2 krn keadaan bangsa yg semakin mencekik ini ???
semoga tidak
Mei 23rd, 2008 at 4:06 pm
mencari jati diri kan padahal pe er na abegeee
huehuehuehuehue
Mei 23rd, 2008 at 5:40 pm
mending BLT nggak usah diterusin yak. duitnya dipakai buat menstabilkan harga saja. duh, sok tau benar saya ini. tapi bener deh, BLT memaksa orang antre pamer kemiskinan…
Mei 29th, 2008 at 7:24 am
@masmoemet:
kasihan memang tunas muda bangsa ini, masa depan kian suram…
@natzya:
abegeeee apan na?
@mpokb:
sekarang malahan mau ada BLT untuk mahasiswa lho…
kayaknya sogokan biar nggak didemo yo?
Juni 4th, 2008 at 2:33 pm
BLT memang lebih banyak susahnya di bandingin sebagai jalan keluar.
Ada juga seorang nenek2 di daerah annida yang memang sebenarnya dia layak untuk dapat BLT. Waktu dia datang untuk ngambil haknya, ternyata di tolak sama petugasnya, dikarenakan KTP yang dibawanya sudah kadaluarsa, dan petugas itu bilang sama nenek2 itu untuk perpanjang KTP nya baru bisa dikasih tuh dana.
Padahal nenek itu butuh dana itu untuk makan sehari2. Kalau sehari2 nya aja kurang, punwalalu dapat uang gak mungkin kan cuma untuk perpanjang KTP, pasti buat kebutuhan makan, daripada mati.
Nah ini malah buah simalakama, jadinya susah kan?
Juni 5th, 2008 at 7:49 am
@annida:
itulah seringkali solusi bagi suatu permasalahan hanya menimbulkan masalah baru secara berantai mengikuti efek domino…
tapi kalau nggak mau buah simalaka kan bisa dijual?
Juni 5th, 2008 at 12:49 pm
iya ya?
jual aja sepertinya
heheheheh …………….
ada ada aja ndoro ini!