RASA PENASARAN NAN MENDALAM

ME

Anda pernah mengikuti atau menjalani tes TPA. TPA disini yang saya maksudkan tentunya bukan Tempat Penitipan Anak selayaknya beberapa pabrik pamong pemrentah yang masih mengakomodir budaya nepotisme. TPA bukan pula berarti tempat pembuangan anak, sebagaimana yang sering diberitakan di mass media, yang seringkali dilakukan kepada “anak gelap”, maksudnya hasil hubungan gelap. Namun juga bukan tempat pembuangan akhir sebagaimana Bantar Gebang. Lha terus yo opo Ndoro?
Sampeyan tentu lebih paham dan mengerti daripada saya. Yak, tepat memang tebakan anda, TPA yang saya maksudkan adalah Tes Potensi Akademik. Kok tiba-tiba menyoal TPA ada apakah gorangan?
Woow, kisanak semua tentu mafhum bahwasanya TPA seringkali dipersyaratkan sebagai tes untuk memasuki jenjang padhepokan tinggi pasca sarjana, baik untuk tingkat resi ataupun pendito. Nah begitupun saya waktu Audisi mBandung kemarin juga ketiban sampur untuk turut mangayubagyo mengikuti model giri patemboyo tersebut.
Terus kenapa Ndoro menyoal dengan judul arti erot? maksude yo opo? Begini kisanak, pada tengah perjalanan saya mengerjakan soal TPA di atas ada bagian yang menyoalkan mengenai arti lawan kata. Para peserta tes dipersilakan untuk memilih jawaban kata yang merupakan lawan kata, atau kata yang berseberangan makna dengan kata yang disediakan. Repot memang ragam soal yang satu ini. Pasalnya kebanyakan kata dipilih dari kamus sansekerta dan bahasa kawi, horo to kono!
Dalam deretan pertengahan soal, ada satu kata yang menggelitik dan sangat nganyelkan ati. Yak, tepat tepakan sampeyan kisanak. EROT, E-R-O-T!!!!
Terus di barisan bawah kata tersebut tersedia lima baris kata pilihan, saya kebetulan lupa dengan beberapa pilihan yang ada. Hanya satu pilihan yang saya ingat betul, dan itulah jawaban yang saya pilih. Lha Ndoro terus pilih jawaban opo? Terus terang saja saya ngebleng dengan arti kata “erot” tersebut. Akhirnya gimana?
MAKPikiran saya langsung saja melayang kepada figur Mak Erot, ini blak-blakan saja lho. Meski saya hanya mendengar kabar pawarta dan angin sebatas dari media maupun getok tular omongan para sobat dan tetangga, sanpeyan semua juga pasti akrab dengan istilah tersebut. Dan memang saya jelas bukan salah seorang pemakai jasa mak yang satu ini, dan nampaknya saya juga tidak memerlukannya.
Nah terus logika apa yang Ndoro pakai untuk sekedar sebagai jembatan analisa kilat? Yo saya hanya mikir, kerjaan mak erot kan kurang lebih yo meluruskan barang yang bengkok. Otot kendor jadi kenceng, otot lemes jadi mantheng, begitu kira-kira nyanyian mBah Surip si Danyang “Bob Marley” Indonesia. Makanya saya medekatkan makna erot sebagai kencang, tegak, atau lurus. Gimana? Sampeyan sepakat dengan saya?
Maka karena perintah soalnya memilih lawan kata, yo saya pilih kata yang kira-kira berseberangan maknanya dengan kata “lurus”. Dan pilihan yang ada adalah ” berkelok-kelok”. Walhasil dengan kemantapatan empat lima saya pilih jawaban tersebut. Langsung saya plungkeri dan usek-usek dengan pensil BB saya.
Mantab bukan? Nanti dulu. Saya sebenarnya ragu. Erot disini apakah memang sebuah kata dalam bahasa Indonesia yang baku? Ataukah sekedar serapan dari bahasa Sunda, ini perkiraan saya karena jelas Mak Erot berasal dari tatar Sunda to?
Nah rasa penasaran jelas memenuhi benak saya. Hingga semingguan rasa itupun masih saja terus bergayut. Untuk mencoba mencari jawaban rasa penasaran tersebut, saya kemudian mengambil asumsi bahwasanya kata tersebut memang istilah dalam bahasa Indonesia. Hal ini mengingat tesnya sendiri adalah berkaitan dengan kemampuan verbal atau bahasa, dan dalam hal ini jelas bahasa Indonesia. Dan tentu saja pendekatan ini akan sangat membantu saya dalam melacak arti kata erot.
Ketika saya membuka internet, coba saya tanya mbah google dengan memasukkan kata kunci EROT. Namun ternyata hasil yang saya dapatkan adalah kata erot sebagai sebuah frase kata mak erot. Walhasil yo mbulet dong!
Terus kemudian saya buka gudang pustaka di pabrik dan saya berhasil menemukan sebuah Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga karya Departemen Pendidikan Nasional yang terbitan Balai Pustaka. Dan sayapun kemudian khususk mengobrak-abrik lembar demi lembar halaman kamus. Dan akhirnya memang benar ada kata erot yang saya cari. Lalu makna leksikal erot opo Ndoro?
erot/érot/ a méncong(tt mulut); serong; tidak tegak benar;–benyot mencang mencong tidak karuan;
meng.é.rot.kan v memencongkan(mulut);
érot.an n Fis perubahan bentuk yang tidak diinginkan di luar bentuk yang lazim; distorsi
érot/érot/, ber.é.rot Jk v berduyun-duyun; berderet-deret; ber.é.rot.an v bererotan
Wuaduh!!!….Rupanya logika berikir saya malah terbalik to? Berarti makna Mak Erot itu memperbaiki barang yang mencong. Ealah baru tahu saya.[]