ARTI EROT
SabdaKawula Juli 10th, 2008RASA PENASARAN NAN MENDALAM
Anda pernah mengikuti atau menjalani tes TPA. TPA disini yang saya maksudkan tentunya bukan Tempat Penitipan Anak selayaknya beberapa pabrik pamong pemrentah yang masih mengakomodir budaya nepotisme. TPA bukan pula berarti tempat pembuangan anak, sebagaimana yang sering diberitakan di mass media, yang seringkali dilakukan kepada “anak gelap”, maksudnya hasil hubungan gelap. Namun juga bukan tempat pembuangan akhir sebagaimana Bantar Gebang. Lha terus yo opo Ndoro?
Sampeyan tentu lebih paham dan mengerti daripada saya. Yak, tepat memang tebakan anda, TPA yang saya maksudkan adalah Tes Potensi Akademik. Kok tiba-tiba menyoal TPA ada apakah gorangan?
Woow, kisanak semua tentu mafhum bahwasanya TPA seringkali dipersyaratkan sebagai tes untuk memasuki jenjang padhepokan tinggi pasca sarjana, baik untuk tingkat resi ataupun pendito. Nah begitupun saya waktu Audisi mBandung kemarin juga ketiban sampur untuk turut mangayubagyo mengikuti model giri patemboyo tersebut.
Terus kenapa Ndoro menyoal dengan judul arti erot? maksude yo opo? Begini kisanak, pada tengah perjalanan saya mengerjakan soal TPA di atas ada bagian yang menyoalkan mengenai arti lawan kata. Para peserta tes dipersilakan untuk memilih jawaban kata yang merupakan lawan kata, atau kata yang berseberangan makna dengan kata yang disediakan. Repot memang ragam soal yang satu ini. Pasalnya kebanyakan kata dipilih dari kamus sansekerta dan bahasa kawi, horo to kono!
Dalam deretan pertengahan soal, ada satu kata yang menggelitik dan sangat nganyelkan ati. Yak, tepat tepakan sampeyan kisanak. EROT, E-R-O-T!!!!
Terus di barisan bawah kata tersebut tersedia lima baris kata pilihan, saya kebetulan lupa dengan beberapa pilihan yang ada. Hanya satu pilihan yang saya ingat betul, dan itulah jawaban yang saya pilih. Lha Ndoro terus pilih jawaban opo? Terus terang saja saya ngebleng dengan arti kata “erot” tersebut. Akhirnya gimana?
Pikiran saya langsung saja melayang kepada figur Mak Erot, ini blak-blakan saja lho. Meski saya hanya mendengar kabar pawarta dan angin sebatas dari media maupun getok tular omongan para sobat dan tetangga, sanpeyan semua juga pasti akrab dengan istilah tersebut. Dan memang saya jelas bukan salah seorang pemakai jasa mak yang satu ini, dan nampaknya saya juga tidak memerlukannya.
Nah terus logika apa yang Ndoro pakai untuk sekedar sebagai jembatan analisa kilat? Yo saya hanya mikir, kerjaan mak erot kan kurang lebih yo meluruskan barang yang bengkok. Otot kendor jadi kenceng, otot lemes jadi mantheng, begitu kira-kira nyanyian mBah Surip si Danyang “Bob Marley” Indonesia. Makanya saya medekatkan makna erot sebagai kencang, tegak, atau lurus. Gimana? Sampeyan sepakat dengan saya?
Maka karena perintah soalnya memilih lawan kata, yo saya pilih kata yang kira-kira berseberangan maknanya dengan kata “lurus”. Dan pilihan yang ada adalah ” berkelok-kelok”. Walhasil dengan kemantapatan empat lima saya pilih jawaban tersebut. Langsung saya plungkeri dan usek-usek dengan pensil BB saya.
Mantab bukan? Nanti dulu. Saya sebenarnya ragu. Erot disini apakah memang sebuah kata dalam bahasa Indonesia yang baku? Ataukah sekedar serapan dari bahasa Sunda, ini perkiraan saya karena jelas Mak Erot berasal dari tatar Sunda to?
Nah rasa penasaran jelas memenuhi benak saya. Hingga semingguan rasa itupun masih saja terus bergayut. Untuk mencoba mencari jawaban rasa penasaran tersebut, saya kemudian mengambil asumsi bahwasanya kata tersebut memang istilah dalam bahasa Indonesia. Hal ini mengingat tesnya sendiri adalah berkaitan dengan kemampuan verbal atau bahasa, dan dalam hal ini jelas bahasa Indonesia. Dan tentu saja pendekatan ini akan sangat membantu saya dalam melacak arti kata erot.
Ketika saya membuka internet, coba saya tanya mbah google dengan memasukkan kata kunci EROT. Namun ternyata hasil yang saya dapatkan adalah kata erot sebagai sebuah frase kata mak erot. Walhasil yo mbulet dong!
Terus kemudian saya buka gudang pustaka di pabrik dan saya berhasil menemukan sebuah Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga karya Departemen Pendidikan Nasional yang terbitan Balai Pustaka. Dan sayapun kemudian khususk mengobrak-abrik lembar demi lembar halaman kamus. Dan akhirnya memang benar ada kata erot yang saya cari. Lalu makna leksikal erot opo Ndoro?
erot/érot/ a méncong(tt mulut); serong; tidak tegak benar;–benyot mencang mencong tidak karuan;
meng.é.rot.kan v memencongkan(mulut);
érot.an n Fis perubahan bentuk yang tidak diinginkan di luar bentuk yang lazim; distorsi
érot/érot/, ber.é.rot Jk v berduyun-duyun; berderet-deret; ber.é.rot.an v bererotan
Wuaduh!!!….Rupanya logika berikir saya malah terbalik to? Berarti makna Mak Erot itu memperbaiki barang yang mencong. Ealah baru tahu saya.[]









Juli 10th, 2008 at 12:07 pm
wah, pengalaman yang menarik, ndoro. sebuah kosakata “erot” ternyata bisa nendang ke sana kemari, hiks…. kalau saya sih hanya tinggal menyesesuaikannya dg konteks dan maksud kalimatnya, ndoro. kan ndak mungkin toh tpa buka kamus atau berselancar?
Juli 10th, 2008 at 2:11 pm
wah, kok sama ya dg postingan detik siang ini
“mak erot meninggal”…apa ndoro pny indra ke-6?
Juli 10th, 2008 at 2:13 pm
cuplik kata di atas:
“érot.an n Fis : perubahan bentuk yang tidak diinginkan di luar bentuk yang lazim”
Kebayang ga sih…kalo mak erot melakukan hal yang didefinisikan kamus di atas…bisa2 mak erot dikomplain oleh para isteri yang suaminya ke mak erot deh….:)
Juli 10th, 2008 at 3:53 pm
owalah, entuk-entukan tekan institut tehnologi mbandung jebule mung ilmu mak erot. sudah lempeng ndoro?
Juli 10th, 2008 at 4:26 pm
oalah… tulisan ini dalam rangka memberikan ucapan selamat jalan ke mak erot yang meninggal seminggu yg lalu ya mas? :P:P
Juli 10th, 2008 at 9:53 pm
gya ha ha ha
Juli 10th, 2008 at 9:54 pm
gara2 erot, tho…
Juli 10th, 2008 at 9:54 pm
pasti habis ngerjain tes yang itu, soal di nomer2 selanjutnya jadi lebih blank..

Juli 10th, 2008 at 9:55 pm
presty kira erot tu lawan katanya irit…

Juli 10th, 2008 at 9:56 pm
ternyata otu, to artinya??
*manggut2 sok mudheng*
Juli 11th, 2008 at 8:58 am
@pak sawali:
awale saya juga begitu pak, tapi trus penasaran…
seminggu kemudian baru sempat lihat kamus, dan ternayata logika saya malah kebalik, jadilah lawan kata erot berkelok-kelok…
@nn:
wah saya mah babar blas nggak ngerti soal meninggalnya mak erot je, mungkin serba kebetulan saja…
@ulin:
belum kebayang euy…???
@ilalang:
lho sampeyan malah pada tahu kalau mak erot mangkat…
lha saya malah belum dilayati je…
@bangsari:
lempeng apane???
@presty:
itulah hal yang kecil namun ternyata kita nggak dong babar blas, tapi ikut-ikutan latah sok mengerti….he he
Juli 11th, 2008 at 12:29 pm
wagh..ada kosakata baru yak..
EROT = kenceng, kuat ..bla..bla..
Juli 11th, 2008 at 1:05 pm
@okta:
bukan begitu sobat, erot=mencong!!!
Juli 11th, 2008 at 8:39 pm
Erot bisa jadi dari penggalan kata erotis sehingga keahlian mak erot sangat berhubungan dengan erotisme kaum pria terutama dalam hal meluruskan yang mencong, eh bengkok kali ya agar kembali tegak berwibawa…
Juli 12th, 2008 at 11:08 am
Ternyata erot mempunyai banyak arti kata…..terutama yang gak pede dengan ‘barang’ nya…pasti mbukak kamus cari kata ‘erot’…
*ngelirik ndoro seten yang lagi mo nabok windra…hihihihi*
Juli 12th, 2008 at 12:31 pm
kata erot….mungkin berasal dari kata root…bisa lerut, garut semua tuh umbi2 an yg lurus2 bentuknya
eh ada yg mencong2 ndikit nding
“analisa ala wieda”
Juli 12th, 2008 at 2:54 pm
wah gagal deh rencanaku untuk memperbesar…..jempolku….T_T
Juli 12th, 2008 at 7:17 pm
whoaaa………ngono to jebulnya..
Juli 14th, 2008 at 8:11 pm
tak kirain “Tes Panjang Anunya”…
Juli 14th, 2008 at 9:26 pm
wah tapi kasihan para fans mak erot…karena beliau telah kembali kesisiNYA dan kita tidak boleh melupakan jasa-jasanya wahai generasi penerus…malah ngelantur hehe
Juli 16th, 2008 at 1:13 am
mrene arep kursus boso jowo, pungkase moco postingan mak erot, wes ga popo yen kahanane koyo ngene, melu arus ae
Juli 16th, 2008 at 8:00 am
E R O T = Emang Roti Orang Timur.
wah udah gak bisa reparasi lagi dong ….
kita ketog mejik ke Pauster

Juli 16th, 2008 at 11:32 am
beneran nggak siy? mak erot meninggal yah?