Tekek…!!!!

SabdaKawula 11 Comments »

BAH TEKEK SANG SAUDAGAR

 Tekek

Tokek, atau warga dusun kami lebih mengenalnya sebagai tekek, sebagaimana diteorikan oleh Pake merupakan jenis binatang paling lugu sak ndonya. Bagaimana bisa dikatakan demikian. Kata Pake, hanya tekeklah satu-satunya binatang yang mengeluarkan suara dengan menyebut namanya sendiri. Tek…tek….tek…tek….tekek! Coba anda bandingkan dengan suara kucing, meoooong! Suara anjing, guk…guk….guk! Suara kambing, embeeeek! Ternyata binatang lain tidak ada yang mampu menyebut namanya sendiri sebagaimana tekek bersuara.

Read the rest of this entry »

Depresi!

Kenduri Cinta 12 Comments »

REPORTASE KENDURI CINTA

13 FEBRUARI 2009

“DEPRESI!”

KC1

Malam hadir kelam tak berbintang. Rembulan setengah bulat seakan malu bersembunyi di balik tirai tipis sang awan. Namun justru dalam suasana demikian terpancar terang sinar cinta kasih sayang dari para jamaah yang mengukuhkan hati untuk berkenduri cinta. Setelah sempat jeda selama dua bulan, Kenduri Cinta kembali tergelar dengan tajuk “DEPRESI!”.

Dengan alunan band pembuka yang atraktif dilanjutkan kejenakaan Mbah Surip membawakan beberapa hitsnya, seperti Sematang Telur Mati Sapinya, suasana menjadi lebih membumi untuk berdiskusi. Sesi pertama diskusi kemudian dimulai dengan tampilnya Halida Hatta dan Kiai Budi sebagai nara sumber.

Read the rest of this entry »

Lusi Lindri

Jagad Pustaka 12 Comments »

LUSI LINDRI

Buku ke tiga Trilogi Rara Mendut, Genduk Duku, dan Lusi Lindri

Burung Manyar

Dalam buku ke tiga ini Romo Mangun mengangkat kisah abdi Lusi Lindri, anak semata wayang Genduk Duku. Dengan berlatar belakang sejarah pemerintahan Susuhunan Amangkurat yang kejam dan tiran, kembali keserakahan dan kekejaman demi penurutan ambisi dan nafsu sebagian kalangan ningrat digambarkan secara apik dan dramatis.

Read the rest of this entry »

GENDUK DUKU

Jagad Pustaka 14 Comments »

GENDUK DUKU

Buku ke dua Trilogi Rara Mendut, Genduk Duku, dan Lusi Lindri

RomoMangun

Sepeninggal Rara Mendut dan Pranacitra yang mengarungi samudra asmara dalam selaman kedalaman Laut Kidul setelah tertikam keris Sang Panglima Besar Wiraguna, Genduk Duku dan para punakawan Ntir-untir serta Bolu, para emban dan abdi setia sang terpidana melarikan kudanya menelusuri peisisir pantai ke arah barat. Seakan terbang mengawan di atas pasiran berbuih, mereka kesetanan menghindari kejaran pasukan Wiragunan yang tertinggal dua pal di belakang mereka. Dalam situasi serba gawat demikian nampaklah ketrengginasan Genduk Duku sebagai keturunan darah Bima yang sangat mahir olah katuranggan.

Read the rest of this entry »

RARA MENDUT

Jagad Pustaka 21 Comments »

RARA MENDUT

Buku ke satu Trilogi Rara Mendut, Genduk Duku, dan Lusi Lindri

RaraMendut

Nun di kesunyian pantai Telukcikal di wilayah Kadipaten Pati tersohorlah kelincahan seorang putri duyung Rara Mendut. Ia seorang yatim piatu yang dipelihara hidupnya oleh siwa nelayan kakung putri. Adalah kebiasaan Sang Rara mengikuti siwanya mengembara menundukkan gelombang dan karang, juga badai topan. Jiwa pelaut yang mengalir melalui urat darahnya merupakan keanggunan alam liar yang sangat menantang bagi setiap petualang.

Read the rest of this entry »

GAMBANG SYAFAAT

Kenduri Cinta 14 Comments »

GAMBANG SYAFAAT IMLEKAN

 BaiturahmanSmg

Di tengah kelebatan hujan yang dicurahkan dari pangkuan langit senja itu, sengaja saya bulatkan tekad untuk mengunjungi seorang sobat di kota Atlas Semarang. Selain terkhusus njagongi sobat tersebut, kepergian di malem tahun baru Imlek itu juga bertepatan dengan tanggal dua puluh lima. Dan sebagaimana adat pada tanggal tersebut digelarlah acara Gambang Syafaat di Masjid Baiturahman, yang untuk tahun ini sudah berjalan selama lebih dari sembilan tahun.

Read the rest of this entry »


WordPress Theme & Icons by N.Design Studio. Theme pack from WPMUDEV by Incsub.
Entries RSS Comments RSS Masuk log