Kampung Maen

DOLANAN YANG TELAH LANGKA

img_03521Dolan, dolanan, atau maen dan maenan adalah kebutuhan fitrah seorang bocah. Lewat aktivitas maen seorang anak dipandu lebih mengenal alam dan lingkungan sekitarnya. Di masa modern kini, barulah disadari bahwa kebiasaan maen anak-anak tempo dulu, baik di desa ataupun kampung, lebih bisa mengembangkan kecerdasan dari sisi spiritualisme dan emosionalnya. Maka kemudian muncullah teori otak kanan otak kiri yang hebat itu.

Di masa lalu, pada saat tanah lapang dan kebun masih terbentang luas di setiap sudut kampung, anak-anak bebas bermaen dengan suka gembira. Banyak kreativitas lokal suatu wilayah yang kemudian melahirkan berbagai ragam permaenan yang kini dikenang sebagai permaenan tradisional. Ada jelungpet, jet-jetan, gobak sodor, benthik, kasti, engkling, egrang, serta gangsingan. Ada lagi permisi tuan raja, gabur gambar wayang, padhang mbulanan, cublak-cublak suweng dan masih banyak lagi jenis permaenan yang lain.

Seiring perkembangan modernisasi yang menjadikan desa semakin mengkota, sementara kota semakin padat dengan pemukiman yang mengakibatkan menyempitnya ruang bermain, anak-anak kita menjadi terisolasi dari alam dan lingkungan. Jadilah sebagian besar diantara mereka lebih banyak mengenal permaenan yang bersifat individual semisal game power station, dan rumah adalah segala dunia baginya. Dengan demikian untuk menyeimbangkan perkembangan otak kiri dan kanan yang kini mulai dirasakan pentingnya, diadakanlah muatan pendidikan mengenal alam lewat permaenan tradisional dan kemasan main di kebon atau out bond.

img_0349 img_0348 img_0361

Permaenan tradisional dan penyatuan alam menjadi barang yang langka. Sesuai dengan hukum ekonomi, maka barang yang langka akan memiliki nilai ekonomi yang semakin tinggi. Jadilah sekarang hanya untuk bermain lumpur, mandi dengan kebo, memet ikan, nandur pari, ani-ani yang masih menjadi keseharian bocah dusun harus dibayar oleh anak kota. Dan memang keadaan ini sengaja dimanfaatkan oleh pihak yang melihatnya sebagai peluang bisnis untuk menambang uang. Dunia memang semakin menjadi meterialistis.

img_0353 img_0354

Maka sesungguhnya nilai suatu kemajuan modernitas sangat bersifat absurb dan kemudian hanya sekedar menjadi wang sinawang. Anak desa, bocah kampung nan ndeso dikatakan udik. Namun sebaliknya anak kota dididik kembali untuk mengenal keudikan. Aneh kan?

Dengan demikian Kang Rojingun dengan segenap bocah Ngampon yang cedak watu namun adoh ratu harus takzim mengucap syukur kepada Tuhan. Bagaimanpun mereka masih memiliki alam dan tradisi sebagai hadiah teragung peradaban manusia. Maka tidak salah jika kita saatnya mengajak kembali anak dan adik-adik kita untuk kembali maen di luar. Maen di luar yuk! Maen di luar yuk! Begitulah teriak anak-anak Kandank Jurang Doank dalam sebuah lagunya. Hayoo siapa mau ikut?

img_0365 img_0366

Kampung Kosong, 2 Agustus 2009

Tentang sangnanang

Diriku hanya seorang hamba yang diperjalankan di malam hari. Diriku hanyalah seorang sudra, serendah-rendahnya manusia sehingga tiada satupun manusia yang sanggup dan mampu untuk merendahkan diriku. Diriku hanya seorang papa tanda punya apa-apa, sehingga diriku tiada pernah merasa kecurian dan kehilangan. Diriku hanyalah sekedar manungso tan keno kiniro, titah sewantah jalma limrah, titahing Kang Maha Endah.
Tulisan ini dipublikasikan di RadyaPutra. Tandai permalink.

15 Respon untuk Kampung Maen

  1. suwung berkata:

    bangsane hujan barat, benthik, kontrakol, pada kemana yah?

  2. Andy MSE berkata:

    dolanan lawas wes akeh sing ilang…
    *sedih, ben dino anakku main PS*

  3. ikhsan berkata:

    kapan2 ke sana ah

  4. Omah Miring berkata:

    Wah kang…. Nek jaman biyen aku isih seneng dolanan Jamuran, Sepak-sekong, Jilumpet, utuk-utuk, Gatheng…. Saiki isih ra yo kang?

  5. KangBoed berkata:

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku tersayang

    Waaakaakakakakak..

    kelimaaaaaxxxxzzzzz

  6. KangBoed berkata:

    Waaaah permainan zaman kita kecil dulu sekarang sudah gak ada lagi yaaaa.. melatih kerja sama dan gotong royong
    SalamSayang

  7. ciwir berkata:

    dolanan seko kulit jeruk wis ra eneng meneh
    saiki usume kodok maburrr alias flying fox

  8. Mufti AM berkata:

    Di tempat saya sudah tak bisa ditemukan lagi anak2 bermain dengan permainan tradisional. Selain lahannya yang sudah semakin sempit, mereka lebih suka nonton TV, main PS dan jenis permainan modern lainnya.

  9. nothing berkata:

    yang terpenting lagi adalah pemenuhan ruang publik, jo kabeh digusur, koyo nang negoro ku, malang.
    dua lapangan bal, digusur buat mal, asyu cen pemkot ki. ruang publik untuk kaum kere buat main bola, ato joging di sekelilingnya dah ga ada.

  10. ardyan berkata:

    wah bener banget mas…
    saiki cah2 ndeso wis pada ra kenal dolanan local…
    malah kenalx karo remote control…

  11. Ndoro Seten berkata:

    @suwung:
    itulah kang, kenapa para orang tua muda juga nggak mewariskan pusaka dolanan itu ke anak turunnya ya?

    @Andi MSE:
    ya itu barangkali dampak modernisasi yang sempit kita pahami ya Pak?

    @iksan:
    iya tuh kang, sampeyan kan paling dekat!

    @kangboed:
    memang permainan tradisional memeiliki filosofi tinggi dalam pendidikan budi pekerti ya kang…

    @kang ciwir:
    lha wite jeruk yo digusuri je kang!

    @mufti am:
    inikah modernisasi yang kita inginkan?

    @noersam:
    ya jelas asyik full wis!

    @nothing:
    bener kuwi cak! pihat berwenang harusnya bisa lebih bijak lagi…

    @ardyan:
    desa memang sudah semangkin mengkota sih…

  12. sukohartoyo berkata:

    opo meneh dolanan pelok pelem digawe kitiran kaya helikopter. Juan…. bocah saiki wis ora ono sing kenal.
    Bener-bener ilan jawane.

  13. Minh Fieldhouse berkata:

    Need help please! Has any man or lady acquired any functioning experience while using conditioning computer software from 10BuckFitness? My new private coach swears by these wokouts and he and his son have similarly long gone from simply fire hydrants to tri-atheletes from the last twelve june thru september or so. I’,m in lookup of the very good lifting computer software for bodybuildingFor only 10 bucks- i am considering, but would be thankful for any encounters instead much. Thanks!

  14. Lisa berkata:

    Tip top stuff. I’ll epxcet more now.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>