Pemimpin Gress dan Bangsa Indonesia Baru

Hujan memang tiada henti mengguyur ibukota sejak selepas Isya’. Bahkan hingga detik maiyyahan dimulaipun, langit terus menganugrahkan kesejukan air sucinya. Kurang lebih pukul 20.30 acara dimulai dengan “ritual wajib” berupa lantunan sholawat, dzikir, dan Surat Yasin. Selepas itu acara diskusi diawali dengan penampilan Mas Faridnya “Mbah Surip” dan suguhan musik Anak Nusantara.
Diawali pemaparan Mas Adi mengenai latar belakang pengambilan tema kepemimpinan yang gres. Bahwa di Indonesia setiap pergantian rejim penguasa selalu terjadi melalui suatu proses yang tragis. Soekarno turun karena kudeta. Suharto turun karena reformasi. Gus Dur turun karena sidang istimewa. Habibi dan Megawati tidak masuk hitungan karena mereka hanya “pengganti presiden”. Nah yang sekarang ini, nampaknya juga akan turun dengan cara yang berbeda namun masih tidak enak juga. Apakah akan selalu demikian? Niat rakyat pada setiap pergantian rejim ya ada perbaikan hidup. Tapi setelah reformasi berjalan sekian tahun, kok malah makin banyak suharto-suhartonya! Dan nyebar ke daerah-daerah lagi! Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Kenduri Cinta | Tag , , , , | 2 Komentar

KC MEI 2011

HADIRILAH……!!!!

Monggo datang Jum’at malem Sabtu, 13 Mei 2011 Pukul 20.30 – selesai

Pelataran Plaza Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat

Gratis……Lesehan……..dan Barokah!

Dipublikasi di Kenduri Cinta | Tag , , , , , | Tinggalkan Komentar

Patric Moore: Pendiri Greenpeace

Energi Berkelanjutan Untuk Pembangunan Nasional

09 May 2011 17:26:02

Jakarta (09/05/11); Ketersediaan energi adalah syarat utama pembangunan suatu bangsa. Pertumbuhan ekonomi, kemajuan industri tidak akan terjadi tanpa adanya suplai energi yang memadai. Ketergantungan terhadap energi fosil yang kian menipis mensyaratkan adanya diversifikasi energi serta pemanfaatan energi baru dan terbarukan untuk menjawab krisis energi yang terjadi di masa datang. Energi nuklir adalah salah satu opsi penting demi menjamin ketersediaan energi. Demikian garis besar pembahasan utama dalam Seminar Interasional yang bertema “Energi Berkelanjutan Untuk Pembangunan Nasional”. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Satra Nuklir | 5 Komentar

Lomba Menulis untuk Pelajar

“1001 SISI  ERUPSI  MERAPI”

Lomba Menulis dan Seminar Pendidikan 2011

Belum lama berlalu, segenap masyarakat di seputaran lingkar gunung Merapi, merasakan betapa dahsyatnya dampak erupsi gunung teraktif ini. Ratusan ribu rakyat secara tiba-tiba harus menyingkir ke pengungsian. Debu, abu, pasir, bahkan kerikil dan batu beterbangan di langit kaki gunung. Ribuan hektar lahan pertanian rusak porak-poranda. Hewan ternak, bahkan beberapa warga tewas menjadi korban awan panas. Sekolah-sekolah diliburkan karena semua siswa dan guru menjadi pengungsi.

Terdorong oleh hal-hal sebagaimana terurai di atas, pastinya akan sangat beragam kesan, pendapat, opini dan perasaan yang dirasa oleh berbagai kalangan masyarakat terhadap kejadian erupsi Merapi, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Alangkah menariknya untuk mendokumentasikan pikiran muda dari sudut pandang para remaja dan pelajar kita menjadi tulisan-tulisan yang inspiratif terkait keberadaan gunung Merapi.


Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Magelangan | Tag , , , , | 8 Komentar

Urun Tulisan

Daftar 20 pemenang atau tulisan terbaik lomba menulis

Kerukunan antar Umat Beragama

1. “AKu dan Maria” – Reza Irwansyah
2. “Lampion” – Hussein
3. “Desa kasih” – defiatri
4. “Karena kita sama” – Arif Zunaidi riu aj
5. “Ketika cinta memilih” – Eva mawinda ws
6. “Lonceng kecil” – Agus budiawan
7. “Menyatu dalam perbedaan” – Eka nur susanti
8. “Perbedaan itu menghargai” – bellanissa
9. “Koalisi tiga keyakinan” – yieni f maruf
10. “AIR” – feny mariantika
11. “Indahnya Pelangi di Antara Kabut Perbedaan” – Mahilda
12. “Kerukunan Agawe Santoso, Perpecahan Agawe Bubrah” – Nanang Triagung Edi H Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Jagad Pustaka | 2 Komentar

Ekspedisi Kali Putih

Memasuki awal tahun 2011 Kali Putih menjadi tenar dan fenomenal, bukan saja skala lokal terlebih lagi skala nasional. Awal tahun yang bersamaan dengan puncak musim hujan dengan curah air yang paling tinggi menjadikan Kali Putih menjadi saluran utama material vulkanik dari puncak Merapi yang konon lebih dari 150 juta m3. Bila puncak Merapi hujan, sudah hampir dapat dipastikan akan terjadi banjir lahar dingin. Ujung-ujungnya adalah terputusnya jalur perhubungan darat Jogja – Magelang di dusun Gempol, desa Jumoyo. Dan berita inilah yang sering menghiasi running text di teve dan bahkan menjadi headline beberapa surat kabar terkemuka.

Kali Putih bagi saya adalah sebuah kebesaran alam yang dianugerahkan Tuhan. Bagaimanapun jarak dari Ndalem Kronggahan, kampung halaman saya, dengan Kali Putih tidak lebih dari 2 km. Kali itulah yang membentang dan membelah wilayah kecamatan Srumbung menjadi bagian barat(utara) dan timur(selatan). Kenapa tanda kurungnya jadi aneh? Menurut konvensi mayoritas warga di lereng Merapi, ditinjau dari wilayah Srumbung, Merapi terletak di sebelah utara dan Kali Putih membujur dari utara ke selatan. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Ndalem Kronggahan | Tag , , | 4 Komentar

Satu Asbabul Nuzul

Kenapa Blogging???

unima2Blogging bagi saya tidak terlepas dari kegemaran membaca. Kegemaran membacapun baru mulai terpupuk pada masa kuliah dimana pada masa tersebut akses ke buku melalui perpustakaan relatif lebih terbuka. Bagaimanapun latar belakang saya hanyalah anak dusun di keterpencilan gunung Merapi dengan latar belakang ekonomi keluarga yang sangat pas-pasan, sehingga sudah pasti buku maupun sumber bacaan yang lain adalah barang yang sangat mewah bagi saya. Hal ini masih ditambah lagi dengan lingkungan keluarga dan masyarakat yang terlalu asing bagi minat baca. Sudah pasti dalam kondisi yang demikian tidak ada yang mengarahkan maupun mendidik saya untuk akrab dengan buku.

Namun demikian naluri kepenasaran dan rasa keingintahuan yang tinggi membuat saya membaca apa yang ada. Di jaman dulu, meskipun jarang, di sekolah kami ada majalah si Kuncung. Juga ada surat kabar Suara Karya, meskipun bekas, entah terbitan beberapa tahun sebelumnya. Namun di situlah awal mulai senang menyimak dan mencari sesuatu yang bernama informasi. Meskipun di sekolah juga ada rintisan perpustakaan kecil-kecilan, namun kebanyakan berisi buku-buku pelajaran dan masih sangat terbatas buku tentang dongeng maupun pengetahuan umum. Wal hasil dari sekolah SD sampai SMA, perpustakaan masih merupakan tempat yang asing dan jarang saya kunjungi. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Sabda Utama | Tag , | 9 Komentar

DIPO – NURDIN

DONGENG ADIGANG ADIGUNG ADIGUNO

dasamuka

Manusia memang sering dikhilafkan oleh harta, tahta dan wanita. Sejak dahulu kala hingga sekarang, hanyalah manusia yang senantiasa eling lan waspada(ingat dan hati-hati) akan selamat dari setiap godaan. Jaman memang semakin berkembang ke arah materialistik, segala hal diukur dengan materi. Bahkan uang telah menjelma menjadi dewa dan tuhan baru. Tentu saja ini hanya berlaku bagi manusia yang menghambakan diri kepada uang, para hamba uang!

Sekali tiga uang dengan uang, pangkat dan jabatan sebagai manifestasi tahtapun dikejar-kejar orang dengan segala macam daya upaya. Sikut kanan, sikut kiri, jilat atas injak bawah adalah jalan yang dihalalkan untuk mencapainya. Intinya segala cara akan dihalalkan untuk mencapai setiap ambisi pribadi. Manusia sudah sedemikian miskin dengan nilai moralitas dan hati nurani. Duniapun telah menjelma menjadi rimba raya dimana yang kuat akan memangsa yang lemah, yang besar akan menindas kecil dan pihak manapun yang dianggap merintangi keinginannya. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di SabdaKawula | Tag , | 5 Komentar

Blogger Tanpa Bleger

MARI KITA BERCERMIN

Apa sih definisi blogger? Secara sederhana tentu saja dapat dipahami bahwa pelaku suatu proses blogging bisa disebut blogger. Dengan bahasa lain, seseorang yang memiliki blog adalah seorang blogger. Namun dari kedua rumusan tersebut, saya cenderung untuk mengatakan bahwa pelaku blogging-lah yang lebih tepat disebut sebagai blogger, real blogger. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Jogjawarta, Sabda Utama | 5 Komentar